informasi seputar teknologi

7 Makanan Pantangan Bisul Jenisnya Ada di Sekitar Kita

Penyakit kulit memang banyak sekali jenisnya, dimulai dari rasa gatal, perih, hingga adanya benjolan seperti jerawat dan bisul. Untungnya, kebanyakan penyakit kulit bisa kita atasi di rumah, kecuali jenis yang bisa menyebabkan gatal parah dan infeksi jamur.

Jika kamu terkena bisul atau abses, perawatan mandiri bisa dilakukan asalkan tidak sering menyentuh, memencet, meremas, atau bahkan memecahkannya. Jika dilakukan, maka bisa menyebarkan infeksi menjadi lebih parah lagi ke dalam tubuh. 

Sebaliknya, bisul harus kamu rawat dengan hati-hati melalui metode pengobatan dan asupan makanan tertentu. Seperti misalnya, meningkatkan asupan daging unggas (ayam, bebek, atau kalkun), yogurt, kembang kol, kangkung, dan bawang putih.


Di saat yang bersamaan, terdapat pula jenis makanan yang harus kamu hindari sementara waktu jika tengah menderita bisul di kulit. Adapun daftarnya sudah kami paparkan di bawah ini secara lengkap.

1. Gula

Gula manis hampir hadir di semua jenis minuman sasetan, termasuk kopi, susu, dan minuman jus berwarna-warni. Padahal jika dikonsumsi, maka bisa membuat bisul kamu semakin parah. 

Faktanya, para penderita diabetes memiliki resiko lebih tinggi terkena abses kulit. Jika kamu memang mengalami bisul dan abses secara berulang, pastikan kamu memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui tingkat keparahan bakteri yang menyerang. Jika hasil dari pemeriksaan tersebut memperlihatkan adanya toksin Panton-Valentine leukocidin, maka kamu harus lebih berhati-hati.

Biasa disingkat sebagai PVL, toksin Panton-Valentine Leukocidin merupakan sitotokin atau salah satu toksin pembentuk pori beta. PVL ini seringkali diproduksi oleh bakteri berjenis Staphylococcus aureus. Bahaya muncul ketika racun tersebut membunuh sel darah putih sehingga menghambat proses kesembuhan alami tubuh kita.

Untuk alasan ini pulalah, kita tidak boleh sembarangan memecahkan bisul secara sembarangan, karena bisa memperparah infeksi lebih lanjut.

2. Makanan Berlemak

Ada banyak sekali jenis lemak dalam makanan. Diantara dari mereka bisa memicu munculnya jerawat sehingga akan memperparah bisul dan kondisi kulit lainnya di saat yang bersamaan. 

Beberapa jenis lemak yang harus kamu hindari adalah berupa lemak jenuh dari daging merah dan makanan cepat saji. Kedua jenis lemak ini tidak hanya bisa memicu penyakit kulit, juga bisa mengundang penyakit berbahaya di dalam tubuh, termasuk kanker, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung. 

Tetapi tidak semua jenis lemak harus kamu hindari. Masih terdapat jenis lemak alternatif yang bisa kamu konsumsi demi memenuhi kebutuhan harian tubuh kamu. Seperti misalnya, lemak tak jenuh dari dalam daging unggas, asam lemak omega-3 dari ikan, dan lemak sehat dari dalam minyak kanola serta minyak zaitun. 

3. Susu dan Produk Dairy

Susu juga memang termasuk ke dalam makanan menyehatkan yang bisa kamu manfaatkan setiap hari, akan tetapi bisa memicu bisul jika kamu memiliki alergi terhadapnya. Munculnya alergi susu biasanya akibat dari kandungan laktosa yang dimilikinya. 

Disebutkan pula bahwa bisul seringkali terjadi pada orang yang tengah menderita eksim, konjungtivitis, atau alergi tertentu seperti asma.

Jadi pastikan dulu apakah saat ini kamu memang sering terkena alergi susu atau tidak. Jika memiliki intoleransi terhadap laktosa, pastikan menghindari susu sapi sepenuhnya dan menggantinya dengan minuman alternatif yang jauh lebih menyehatkan. 

4. Karbohidrat Sederhana

Dikenal pula sebagai karbohidrat rafinasi, sumber makanan ini seringkali melonjakkan kadar gula darah kita dengan sangat parah. Seperti yang sudah disebutkan di nomor 1 bahwa para penderita diabetes memang seringkali mengalami penyakit bisul berulang.

Itu artinya, karbohidrat yang memiliki indeks glikemik tinggi juga perlu kamu hindari sepenuhnya, dan menggantinya dengan karbohidrat kompleks seperti yang ada di dalam beras merah, beras coklat, dan gandum utuh. 

Selain itu, dikarenakan nasi putih termasuk ke dalam jenis makanan berindeks glikemik tinggi, maka harus kamu hindari pula untuk sementara waktu.

Intinya, kamu juga harus menghindari hampir semua makanan yang juga dilarang oleh para penderita diabetes saat terkena bisul demi mencegah lonjakan insulin dan gula dalam darah secara drastis.

5. Telur

Sesuai seperti apa yang dikatakan oleh orang tua kita dulu, bahwa telur memang bisa menyebabkan kita terkena bisul. Sebenarnya telur dan bisul memang tidak terlibat secara langsung, akan tetapi kadar kolesterol dan lemaknya lah yang bisa memperparah keadaan kamu saat ini.

Bisul yang disebabkan oleh telur biasanya diawali dengan kemunculan jerawat yang tak terkontrol, kemudian jika tidak diobati dengan benar – atau konsumsi telur diteruskan, maka akan mengundang bisul yang menyakitkan. 

Terlebih jika telur tersebut kamu goreng dengan minyak sayur, maka bisa memberikan serangan ganda yang sulit diterima oleh kulit kamu yang tengah sensitif.

6. Junk Food

Sesuai namanya, junk food adalah makanan sampah. Itu artinya, makanan ini rendah nutrisi dan padat dengan kandungan pengundang penyakit. Beberapa yang paling mungkin terkandung di dalamnya seperti kolesterol, lemak jenuh, lemak trans, hingga zat-zat berbahaya yang tidak bisa ditolerir oleh tubuh kita.

Ditambah lagi, makanan cepat saji dan junk food memang buruk bagi kesehatan karena bisa memicu peradangan di dalam tubuh kita. 

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Bonn menemukan bahwa pola makan tinggi akan makanan cepat saji dapat memicu respon peradangan akut di tubuh layaknya terkena infeksi bakteri.

Dikarenakan junk food juga sangatlah rendah nutrisi, kamu bisa terkena malnutrisi jika dimakan setiap hari tanpa dukungan makanan sehat. Malnutrisi sendiri telah dikenal sebagai salah satu penyebab utama seseorang terkena infeksi, termasuk infeksi bakteri penyebab munculnya bisul di kulit. 

7. Kacang-Kacangan

Jenis makanan menyehatkan terakhir yang harus kamu hindari saat tengah terkena bisul. Sekalipun makanan mengandung sejumlah nutrisi penting, tetapi jangan lupa pula jika hampir semua jenis kacang-kacangan dikemas dengan asam lemak omega-6 yang dapat mengundang jerawat bermunculan. Dengan kata lain, makanan ini sangat buruk bagi para penderita bisul.

Jika asam lemak omega-3 bisa mengurangi peradangan, lain lagi dengan asam lemak omega-6 yang dapat memicu inflamasi dalam tubuh. Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa inflamasi memiliki efek yang mirip layaknya tubuh tengah terkena infeksi bakteri.

Meskipun bisul memang bisa diatasi di rumah secara mandiri dengan cara menempelkan kompresan hangat ke area yang telah terkena, tetapi kamu harus tetap memeriksakan diri ke dokter jika tidak kunjung sembuh dan kering lebih dari satu minggu.

Jika dibiarkan begitu saja, maka ada kemungkinan infeksi menyebar hingga ke seluruh tubuh. Salah satu komplikasi bisul yang paling umum adalah jaringan parut dan infeksi atau abses pada kulit, sumsum tulang belakang, otak, ginjal, atau organ lain.  

Tingkat terparah dari penyebaran bakteri ini adalah ketika sudah menyebar hingga ke aliran darah karena bisa mengancam jiwa. Kondisi ini disebut sebagai bakteremia dan cukup jarang terjadi. Meskipun begitu, kita harus tetap berhati-hati karena kemungkinannya masih ada sekalipun sangat rendah.

0 Komentar untuk "7 Makanan Pantangan Bisul Jenisnya Ada di Sekitar Kita"

Back To Top